Senin, 26 Maret 2012

Before the Story Begin - Perfect Enemy (Recording Proses)









Pada postingan kali ini saya akan sharing singkat tentang proses penggarapan lagu dari band metal saya  yaitu Before the Story Begin atau biasa kami singkat dengan BTSB, pada single pertama ini (Perfect Enemy) Kami kehilangan drumer dikarenakan kesibukannya yang meningkat pada project-project di luar BTSB karena itu kami memutuskan untuk menggambar drum midi menggunakan plugin dari Addictive Drum Metal Series, dengan mengandalkan Drumagog5 sebagai plugin pembantu replacing sehingga kami terbantu untuk memberikan sentuhan analog pada snare drum. untuk sample sound snare drum sendiri di ambil di Rockstar Studio menggunakan Tama Superstar Series dengan dilapisi oleh membran dari Evans serta menggunakan dumper yang saya buat dari lakhban, pada capturing sound menggunakan microphone Heil PR20 pada up snare atau top snare dan Shure SM57 pada bottom snare, penggambilan sample menggunakan DAW Pro Tools 8 HD, dan replacing serta drawing menggunakan DAW Nuendo 4.

 Setelah proses pengerjaan drum selesai, kami melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu recording bass session di Rockstar Studio. Recording bass kali ini bassis dari BTSB (Doyok) menggunakan Ibanez 5 String dengan pickup bawaan yang kemudian di routing menuju Boss Equalizer dengan mensetting mode eq sesuai keinginan bassis, disini BTSB ingin mendapat suara high yang sedikit tajam namun dengan balutan low yang cadas, sementara untuk mendapatkan karakter tubenya yang hangat, saya menggunakan preamp SPL Gold Mike Mark2 buatan jerman dan head amp transistor dari GK. Pada recording bass kali ini saya hanya menggunakan 1 input, karena sudah mendapatkan sound mentah yang diinginkan. Kemudian secara teknis proses recording bass di sesi intro hingga reff terakhir, sang bassis memilih pick berukuran 1,5mm untuk mendapatkan high yang tegas dan pada sesi ending song bassis memilih menggunakan pick 0,5mm untuk mendapatkan low yang lebih lepas. prosesnya sendiri kurang dari 1jam. setelah recording bass selesai saya mendouble atau mengcopy track bass menjadi 2 track dengan tujuan, 1track sound mentah asli, dan satunya lagi sedikit terdistorsi efek rtas dari guitar rig, dengan mengkomposisikannya sesuai selera.

Kita lanjutkan dengan recording gitar session yang sudah kami rencanakan dengan membuat track list gitar agar lebih cepat dan pastinya tidak memakan waktu lama dalam prosesnya, proses recordingnya sendiri kami lakukan di Pengerat Studio. alat-alat yang kami gunakan ada Ibanez RG Custom Guitar1 (Ilham) yang menggunakan senar berukuran 012 dari Ernie Ball, Fender Telecaster Custom Guitar2 (Deni) yang menggunakan senar berukuran 011 dari Ernie Ball, Fender M80 Head Amp, Marshall 4x12 Cabinet, Mic Electrovoice RE20, Mic Shure SM57, Mic Heil PR20. Pengerat Studio sendiri menggunakan Presonus sebagai interfacenya dengan karakternya presonus yang basah, berbeda dengan Rockstar Studio yang menggunakan Lynx Aurora 16 dan HD Card dari Avid Pro Tools dengan karakter mid yang tegas dan empuk. Semua input gitar di todong menggunakan microphone yang sudah di sebutkan tadi, dan jumlah total track ada 36Track Gitar yang di rekam menggunakan DAW Nuendo 4.3. Engineer sendiri (saya) berusaha memaksimalkan karakter suara dari Windows 7 sebagai OS yang digunakan Pengerat Studio dengan karakternya yang glossy transparant dan Nuendo yang berkarakter kasar serta head amp Fender M80 dengan karakter transistor yang lebih bright open and fast attack. Berbeda pula pada sesi recording sample snare drum dan bass di Rockstar Studio yang menggunakan OSX Snow Leopard 10.5 yang berkarakter lowmid yang tegas dan DAW Pro Tools yang berkarakter lebih mid. Hampir lupa menyebutkan PreAmp yang dipakai untuk recording gitar, ada : Repert Neve 5016, SPL Gold Mike Mark2, Universal Audio 2-610 yang ketiga preamp tersebut tidak diragukan lagi kemampuan dan legendanya di dunia audio. Recording gitar ini memakan waktu kurang lebih 4jam.

Dilanjutkan beberapa hari kemudian take vocal di Rockstar Studio, dilandasi keinginan mendapatkan sound vocal yang dinamis saya memilih mic Senheiser MD421 & Shure SM57 yang mempunyai kemampuan SPL (Sound Pressure Level) tinggi yang artinya akan tahan dengan scream vocal metal yang tetap mempertahankan range nada, awal nya saya memilih Chandler Limited TG2 sebagai preampnya untuk mendapatkan karakter kasar pada vocal, tapi ternyata hasilnya memang kasar namun kurang tebal pada frequency mid low, sehingga sy mengganti preamp API3124 yang rasanya sesuai harapan, prosesnya sendiri memakan waktu 2jam, lanjut take vocal clean menggunakan mic Neumann U87 dengan preamp SPL Gold Mike Mark II (jangan lupa dipanaskan dahulu, karena preamp tersebut tabung) yang membuat suara vocal Gevin dengan karakter tipis terasa lebih hangat, lebih warm! yeah.. segitu dulu sharing kita guys, next shared follow my twitter : @denisaputra28